TERMASUK GOLONGAN MANAKAH KITA ?

  


 Sesekali tidak ada salahnya kan kita merenung  dan  sama sama instropeksi diri, kira kira kita termasuk golongan yang mana ya. Apakah termasuk golongan kanan   ? golongan kiri ...? atau alhamdulillah bila termasuk golongan yang didekatkan kepada Allah.

Untuk mengetahui hal tersebut lebih lanjut kita ikuti melacak ciri dari  masing masing golongan tersebut 


- Golongan Kanan ( Golongan yang beruntung) dimasukkan kedalam surga
Siapakah masing masing dari golongan tersebut...? dan kita termasuk yang mana ...?

1. Golongan Kanan, sebagian besar berasal  orang terdahulu dan orang yang diciptakan kemudian.
     Sahabat, tentu saja kita tahu  bahwa golongan terdahulu itu adalah orang orang umat yang berasal para i Nabi  terdahulu sebelum nabi MUhammad SAW, dan golongan kemudian itu adalah kita kita ini, dan pertanyaannya adakah kita termasuk golongan kanan......? 

2. Golongan kiri, berasal dari orang orang terdahulu dan orang orang kemudian. Kepada Allah Swt saya meminta agar saudara dan saya jangan sampai termasuk pada golongan ini. 
Pada surat wal aqiah  diterangkan bahwa mereka ini adalah orang yang pada masa hidupnya didunia selalu  hidup  bermewahah mewah, Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa besar, Dan mereka selalu mengatakan: "Apakah bila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami akan benar-benar dibangkitkan kembali?,

3. Golongan Orang yang didekatkan kepada Allah.

Menurut surat Wal Aqiah ( surat ke 56 ) dalam Alquran diceritakan tentang kiamat dan golongan umat ketika itu yang terpecah menjadi 3 Golongan, yaitu 

- Golongan Kiri ( Golongan yang merugi ketika itu )dimasukkan kedalam neraka
- Golongan Orang yang didekatkan kepada Allah. dimasukkan kedalam surga


inilah ciri ciri yang termasuk pada Golongan kanan, ada apa ya mereka sewaktu didunia...?

       Pada QS 90:17-18  dikatakan bahwa mereka adalah  termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. Itulah mereka yang termasuk golongan kanan.. Bagiamanakah keadaan mereka ..? Nih Jawabannya......

1.  Berada di antara pohon bidara yang tak berduri,
2.  dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),
3.  dan naungan yang terbentang luas
4.  dan air yang tercurah,
5.  dan buah-buahan yang banyak,
6.  yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya.
7.  dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.

    Adakah anda ingin termasuk golongan ini ....?

     Dan ini lah keadaan umat pada hari kiamat bila saja mereka termasuk golongan kiri

Bagaimana keadaan mereka,

1. Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih,
2. dan dalam naungan asap yang hitam.
3. Tidak sejuk dan tidak menyenangkan
4. Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewahan
5. Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa besar.
6. Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan,
7. benar-benar akan memakan pohon zaqqum,
8. Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas
9.  Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.

Dan satu golongan lainnya berada dekat di hadapan Allah. Mereka inilah golongan yang lebih dekat, lebih beruntung, dan lebih khusus daripada golongan kanan. Mereka berasal dari :

- Pemimpin  golongan kanan. 
-  para rasul, para nabi, para shidiqin, dan orang-orang yang mati syahid. 

Jumlah mereka jauh lebih kecil dari  golongan kanan. Karena itu, Allah berfirman,
فَأَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِوَأَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِوَالسَّابِقُونَ السَّابِقُونَ
“Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu. Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu. Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk surga).” (Al Waqi’ah 8-10)
Mereka     (orang yang mati) termasuk orang yang didekatkan (kepada Allah),maka dia memperoleh ketentraman dan rezeki serta surga kenikmatan.

    Begitu jelas perbedaan antara golongan yang beruntung dengan golongan yang hidupnya didunia sia sia. Seperti bumi dan langit. Golongan yang didekatkan kepada Allah dan golongan kanan hidup ditengah kemewahan surga yang kelasnya melebihi surga yang pernah diberikan Allah kepada Nabi Adam AS, sementara golongan kiri berselimut azab yang sangat pedih.

   Itulah gambaran waktu terjadi nya hari kiamat kita, tinggal direnungkan masuk golongan manakah kita.... ?

Beginilah pengakuan dari golongan kiri kepada Rabbnya dihari kiamat :

 [56:66] (Sambil berkata): "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian"
[56:67] bahkan kami menjadi orang-orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.
Dan Allah pun menimpali dengan perkataan :
[56:68] Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.
[56:69] Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?
 56:70] Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?
56:71] Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dengan menggosok-gosokkan kayu).
[56:72] Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya?
56:73] Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir. [56:74] Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar sampai sampai Allah bersumpah mengenai al quran ini ,
 [56:75] Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian Al-Quraan.
 [56:76] Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui
 [56:77] Sesungguhnya Al-Quraan ini adalah bacaan yang sangat mulia,
 [56:78] pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),
[56:79] tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.
 [56:80] Diturunkan dari Rabbil 'alamiin.
 [56:81] Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quraan ini?
[56:82] kamu mengganti rezki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah.
 [56:83] Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,
 [56:84] padahal kamu ketika itu melihat,
 [56:86] maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah) ?
 [56:87] Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?
 Bisakah kita menjawabnya.... ? dan jawaban apa yang akan kita berikan dalam kondisi seperti ini..? toh kan memberikan perubahan. Karena itu mumpung mentari masih bersinar, mari angkat tangan kehadapanNya, mohon ampunlah, Ampunan Rabb mu seluas langit dan bumi.

 [56:88] adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), Beginilah kemewahan yang diberikan, kesenangan tiada batas, dari Rabb yang Maha Besar kasih sayang Nya.
 [56:89] maka dia memperoleh ketenteraman dan rezki serta jannah keni'matan. Tahu tidak, kesenangan yang diberikan ..! Kesenangan yang tidak pernah terbayang oleh mata dan tidak pernah didengar oleh telinga, Sungguh janji Allah " Upahmu banyak di surga"

[56:90] Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,
[56:91] maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan. Sungguh surga yang diberikan, diatas surga yang pernah dihuni oleh Nabi Adam, mengapa ...? Kalau dulu Nabi adam disurga, boleh mengambil dan memakan buah apa saja kecuali, buah pohon kuldi sedangkan surga yang dijanjikan Allah kepada Golongan Kanan dimana tersedia semua jenis buahan, yang tak berhenti berbuah dan tidak terlarang pula kita memakannnya.
 [56:92] Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,
 [56:93] maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,
 [56:94] dan dibakar di dalam jahannam. MIris sekali bukan....? Golongan kiri, .

Sahabat cepatlah katakan dimana anda berada, kalau termasuk golongan kiri, cepatlah ber hijrah, pindah ke golongan kanan ikuti syarat yang ditentukan. Saya sangat berharap saudara dan saya akan berada di level yang telah dijanjikan" Orang yang didekatkan kepadaNya"

[56:95] Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.
 [56:96] Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha Besar.


Sudah selesai membacanya...? ,
sekali lagi saya tanyakan , masuk golongan apa kita, Golongan kanan, kiri , alhamdulilah kalau termasuk golongan ke tiga, golongn yang didekatkan kepada Allah, dan terimalah reward yang akan diberikan Allah. Mumpung kiamat belum datang, terompet belum ditiup, golongan apapun kita saat ini masih ada waktu untuk kembali.

Ingat janji Allah “ Andaikan dosamu sebanyak buih dilautan, ampunanku seluas langit dan bumi”, Percaya...? ya harus memang bisa minta ampun sama yang lain. Bacalah Alquran dan pahami isinya, walau pun tidak bisa membaca semerdu yang lainnya, bukan itu yang penting...,

 Yang penting adalah baca tuh Alquran, pahami isinya, Jadikan sebagai pedoman dalam mengharungi kehidupan. Apapun profesimu, berapun usiamu, dan apapun yang ingin engkau perbuat, sudah ada petunjuknya disana. Alhamdulillah bila bisa menghafalnya. tapi kalau tidak pahami saja isinya.Mumpung Ramadhan, adalah kesempatan emas kejar terus ampunanNya. Pahami yang disuruh dan kerjakan, jangan ditambah dan dikurangi, begitu juga apa yang dilarang , jangan dikerjakan, bersama allah tidak ada kata coba coba.

Memangnya mau nyoba ke neraka dulu ...?, tidak bukan..?

 Bila sampai pada kalimat doa, baca dengan hati, ulangi dan ulangi lagi, sampai doa tersebut menjadi suara hatimu, semoga allah yang maha mendengar, mendengarkan suara hatimu, disinarilah hidupmu dengan cahayaNya. Banyak yang bicara tentang fadillah surat Wal Aqiah, Yasin dan sebagainya. Sebenarnya mungkin begiini, dengan membaca berulang ulang, memahami artinya dan maksudnya. Kita akan belajar untuk mengerjakan perintahNya dan meninggalkan laranganNya.

Hidup kita semakin qurani, dan doa yang sering kita ulang ulang, akan Allah respon, sehingga hidup kita bersinar, berkah. dan berlimpah. Dan hal ini tentu tidak hanya berlaku untuk satu surat, juga untuk surat surat lain yang Allah turunkan.

Semoga bermanfaat untuk saya dan anda semuanya,


ANTARA UJIAN DAN AZAB

Bila terjadi suatu musibah baik itu gempa, banjir atau pun lainnya, dalam hati yang paling dalam  kita tentu akan bertanya, apakah ini , ujian ataupun azab dari Rabb yang maha bijaksana.  Bagaimanakah kita membedakan  hal tersebut  ?

Dikatakan ujian bila Musibah atau bencana tersebut  menimpa orang yang beriman yang tidak lalai dari keimanannya, sifatnya adalah ujian dan cobaan. Allah ingin melihat bukti keimanan dan
http://suksesbersamayusufmansur.blogspot.co.id/
kesabaran kita dalam menghadapinya. Jika kita bisa menyikapi dengan benar, dan mengembalikan semuanya kepada Allah, maka Allah akan memberikan pertolongan dan rahmat sesudah musibah atau bencana tersebut. Seperti janjiNya  “ Pertolonganku sangatlah dekat “.Durasinya biasanya tidakklah lama, secara teorinya kita satu semester itu kita belajarnya  6 bulan, tetapi ujiannya cuma 2 minggu. Pada perinsipnya setiap ujian dan cobaan tersebut sangatlah tidak mengenakkkan, tapi coba bayangkan bila seorang pelajar atau kita sebagai seorang mahasiswa, kuliah terus tanpa ujian kapan dong jadi sarjana.  Malah ada mahasiswa yang minta dipercepat ujiannya, ya kan. Walaupun ujian itu pahit atau sangat tidak mengenakkan tapi ada juga lho hamba yang diuji melalui kesenangan , misalnya harta yang banyak, kedudukan/jabatan. Mengapa demikian ... ? Allah yang menciptakan kita, jadilah Allah lah yang maha tahu ujian yang pas untuk hambaNya, mungkin saja kalau si Fulan diuji dengan kefakiran akan membawanya ke  kekufuran, bukankah banyak orang miskin hingga mendatangi dukun dan oarng pintar untuk mendapatkan kekayaan atau para penghutang biasanya suka berbohong. Lantaran itu semua Allah menjauhkan dia dari kefakiran itu. Tapi ada juga hamba  yang bila diberi kekayaan, hanya untuk berfoya foya, judi dan main perempuan, ya sudah,  Allah kasih stempel saja,  “kamu miskin saja”  Jadi apa jenis ujian yang diberikan kepada kita ya terserah Allah kita tak bisa memilih sekolah soal ujian terserah guru bukan ?

Sebaliknya bagi orang-orang yang bergelimang dosa dan kemaksiatan,  bencana atau musibah yang menimpa, itu adalah siksa atau azab dari Allah atas dosa-dosa mereka. biasanya waktunya lama, melelahkan dan akan dicabut sesuai dengan penilaian Allah.

Apabila ada orang yang hidupnya bergelimang  kejahatan dan kemaksiatan, tetapi lolos dari bencana/musibah, maka Allah sedang menugggu dia untuk kembali ke jalan yang benar, karena sesungguhnya Allah tidak pernah ingin menyakiti hambaNya . Dalam kasus yang demikian  bila dia bertobat itulah yang paling baik baginya tapi bila tidak Allah sedang menyiapkan bencana yang lebih dahsyat untuknya, atau bisa jadi ini merupakan siksa atau azab yang ditangguhkan, yang kelak di akhirat-lah balasan atas segala dosa dan kejahatan serta maksiat yang dilakukannya.

 Kita saja, senakal apapun anak kita tak kan pernah mau menyakitinya, pasti dalam hati yang paling dalam kita bermohon berubahlah anakku, apa lagi Allah yang kasih sayangnya seluas langit dan bumi

Sebenarnya yang terpenting bukan musibahnya, tetapi apa alasan Allah menimpakan musibah itu kepada kita. Untuk di ingat, jika musibah itu terjadi, disebabkan dosa-dosa kita, maka segera-lah bertobat kepada Allah. Kalau musibah yang terjadi karena ujian keimanan kita, maka kuatkan iman dan berpegang teguhlah kepada Allah.

Bolehkah kita menghakimi  ... ? oh ya dia si Fulan itu kan memang banyak dosanya, pantas kalau dia dapat musibah. Op...... tunggu dulu, tugas kita bukanlah menghakimi dia, penilaian diatas adalah untuk diri kita sendiri. Tentang si Fulan...? biarlah Allah yang maha mengetahui dan maha menghakimi.

Semoga bermanfaat.







DIMANAKAH BATAS KESABARAN ITU ?????

Sungguh banyak diantara kita yang mengeluh, sabar itu ada batas nya lho, kita kan manusia biasa. begitu ocehan seorang istri menghadapi suaminya yang pulang larut malam, atau anaknya yang susah diatur ataupun tentangga yang sering iseng atau nyeleneh. Ya begitulah manusia, tapi adalah sesungguhnya sabar itu tidak ada batasnya kecuali bila kedua kakimu sudah berada di surganya Allah. Terkadang kita memang dihadapkan kepada hal yang sulit , apa lagi bila dihadapkan pada keluarga sendiri , suami misalnya .... ? tapi bukankah dulu Asiah binti Muzahim tertatih tatih memperingatkan suaminya Firaun agar kembali kepada Allah sembari mendidik Masyitah dan Musa AS walaupun akhirnya aisiah dibunuh Firaun. Bahkan akhir Aisiah adalah 1 diantara 4 wanita yang dirindukan surga.
Mengapa dikatakan tidak ada batas ????
karena imbalan yang dijanjikan Allah untuk sebuah kesabaran itu adalah surga.
seperti Firman Allah dalam surat Az-Zumar Ayat 10:
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ“
"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”
Dan orang yang pahalanya tanpa batas itu tempatnya adalah surga.

Coba kita bayangkan bila kita tidak dapat sabar menghadapi anak kita, bukankah dia adalah anugerah terindah untukmu dari Rabb yang sangat mengasimu. Coba lihat diluar sana begitu banyak orang orang yang dalam penglihatan kita mampu tapi Allah tidak menitipkan satu orang anakpun padanya.
Satu lagi begitu banyak wanita diluar sana yang mendambakan seorang suami tapi bahkan terkadang pacarpun tak punya. Begitu juga tetangga, sejelek apupun tetanggamu, coba bayangkan andaikan kita hidup sendiri tanpa ada tetangga disekitarnya kita. Masih belum mau sabar...?
Ada juga yang mengatkan “ kita sih tergantung dia bila dia baik kita juga baik kepadanya”
Begini, bila kita mampu berbuat baik kepada orang yang baik kepada kita itu adalah biasa, tapi bila kita mampu berbuat baik kepada lawan kita itu baru luar biasa.

Baca janji Allah dibawah ini :
Ibnu Al-Jauzi mengatakan dalam Tashil li Ulumi At-Tanzil, “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. Ayat ini dapat ditafsirkan dengan dua makna. Pertama, orang yang sabar akan mendapatkan balasan pahala atas kesabarannya dan Allah tidak menghisab amalannya. Mereka inilah yang dijanjikan masuk surga tanpa hisab. Kedua, balasan orang yang melakukan kesabaran itu tidak terbatas, lebih banyak dari apa yang diperhitungkan dan lebih besar daripada apa yang ditakar di mizan pahala, inilah pendapat mayoritas ulama.
Sabar adalah amalan yang agung, sampai-sampai Allah katakan bahwasanya Dia bersama orang yang sabar.
وَاصْبِرُوا إِنَّ اللهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Dan bersabarlah! Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Anfal:46)
Dari ayat ini dapat kita katakan, ketika kita memilih untuk tidak bersabar berarti kita telah memilih untuk melepaskan kebersamaan Allah berupa rahmat dan perlindungan-Nya, sekaligus surgaNya, mau ......??? mau melepaskan surga ..??? rasanya tidak bukan ?
Dengan kesabaran pun Allah akan mengangkat seseorang menjadi pemimpin umat, panutan, dan kedudukan yang mulia. Allah berfirman:
وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا وَكَانُوا بِئَايَاتِنَا يُوقِنُونَ

“Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.” (QS. As-Sajdah: 24)
Demikian besar rahmat dan ganjaran yang Allah berikan bagi orang-orang yang bersabar. Pahala dan keutamaan yang begitu besar dari Allah, pahala tanpa batas, kedudukan yang mulia, semestinya menjadikan seseorang berkeinginan kuat dan terpacu untuk mewujudkan hakikat kesabaran itu sendiri, yakni kesabaran yang tiada batas. Sekarang marilah kita sepakat untuk menjadikan kesabaran kita " Kesabaran tanpa batas", sampai kapan...? "Sampai kedua kakimu berada di Surganya Allah", Mau ya, terima kasih sahabat , semoga surga itu jadi milikmu. Amiin.

DOA BULAN RAMADHAN

DOA KHUSUS DIBULAN RAMADHAN

Pada entri sebelumnya penulis mengulas mengenai keutamaan Ramadhan, dam pada postingan kali ini penulis akan mencoba mengulas tentang doa doa yang dipanjatkan pada malam bulan ramadhan, berikut uraiananya, semoga bermanfaat.

DOA HARIAN RAMADHAN

Adalah doa yang dibaca pada hari hari setip bulan ramadhan.

DOA HARI 1
Yaa Allah! Jadikanlah puasaku sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa. Dan ibadah malamku sebagai ibadah orang-orang yang benar-benar melakukan ibadah malam. Dan jagalah aku dari tidunya orang-orang yang lalai. Hapuskanlah dosaku ... Wahai Tuhan sekalian alam!! Dan ampunilah aku, Wahai Pengampun para pembuat dosa
DOA HARI 2
Yaa Allah! Dekatkanlah aku kepada keridloan-MU dan jauhkanlah aku dari kemurkaan serta balasan-MU. Berilah aku kemampuan untuk membaca ayat-ayat-MU dengan rahmat-MU, Wahai Maha Pengasih dad semua Pengasih!!
DOA BULAN RAMADHAN
DOA HARI 3
Yaa Allah! Benikanlah aku rizki akal dan kewaspadaan. dan jauhkanlah aku dari kebodohan dan kesesatan. Sediakanlah bagian untukku dari segala kebaikan yang KAU turunkan, demi kemurahan-MU, Wahai dzat Yang Maha Dermawan dari semua dermawan!
DOA HARI 4
Yaa Allah! Berikanlah kekuatan kepadaku, untuk menegakkan perintah-perintah-MU, dan berilah aku manisnya berdzikir mengingat-MU. Berilah aku kekuatan untuk menunaikan syukur kepada-MU, dengan kemuliaan- MU. Dan jagalah aku dengan penjagaan-MU dan perlindungan-MU, Wahai dzat Yang Maha Melihat.
DOA HARI 5
Yaa Allah! Jadikanlah aku diantara orang-orang yang memohon ampunan, dan jadikanlah aku sebagai hamba-MU yang sholeh dan setia serta jadikanlah aku diantara Auliya'- MU yang dekat di sisi-MU, dengan kelembutan-MU, Wahai dzat Yang Maha Pengasih di antara semua pengasih.
DOA HARI 6
Yaa Allah! Janganlah Engkau hinakan aku karena perbuatan maksiat terhadap-MU, dan janganlah Engkau pukul aku dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU, dengan anugerah dan bantuan-MU, Wahai puncak keinginan orang-orang yang berkeinginan!
DOA HARI 7
Yaa Allah! Bantulah aku untuk melaksanakan puasanya, dan ibadah malamnya. Jauhkanlah aku dari kelalaian dan dosa-dosanya. Dan berikanlah aku dzikir berupa dzikir mengingat-MU secara berkesinambungan, dengan Taufiq- MU, Wahai Pemberi Petunjuk orang-orang yang sesat.
DOA HARI 8
Yaa Allah! Berilah aku rizki berupa kasih sayang tenhadap anak-anak yatim dan pemberian makan, serta penyebaran salam, dan pergaulan dengan orang-orang mulia, dengan kemuliaan-MU, Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang berharap.
DOA HARI 9
Yaa Allah! Sediakanlah untukku sebagian dari rahmat-MU yang luas, dan berikanlah aku petunjuk kepada ajaran- ajaran-MU yang terang, dan bimbinglah aku menuju kepada kerelaan-MU yang penuh dengan kecintaan-MU, Wahai harapan orang-orang yang rindu.
DOA HARI 10
Yaa Allah! Jadikanlah aku diantara orang-orang yang bertawakkal kepada-Mu, dan jadikanlah aku diantara orang- orang yang menang disisi-MU, dan jadikanlah aku diantara orang-orang yang dekat kepada-MU dengan ihsan-MU, Wahai Tujuan orang-orang yang memohon.
DOA HARI 11
Yaa Allah! Tanamkanlah dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik, dan tanamkanlah dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Jauhkanlah dariku kemurkaan-MU dan api neraka dengan pertolongan-MU, Wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan.
DOA HARI 12
Yaa Allah! Hiasilah diriku dengan penutup dan kesucian. Tutupilah diriku dengan pakaian qana'ah dan kerelaan. Tempatkanlah aku di atas jalan keadilan dan sikap tulus. Amankanlah diriku dari setiap yang aku takuti dengan penjagaan-MU, Wahai penjaga orang-orang yang takut.
DOA HARI 13
Yaa Allah! Sucikanlah diriku dari kekotoran dan kejelekan. Berilah kesabaran padaku untuk menenima segala ketentuan. Dan berilah kemampuan kepadaku untuk bertaqwa, dan bergaul dengan orang-orang yang baik dengan bantuan-MU,Wahai Dambaan orang-orang miskin.
DOA HARI 14
Yaa Allah! Janganlah.Engkau hukum aku, karena kekeliruan yang kulakukan. Dan ampunilah aku dari kesalahan-kesalahan dan kebodohan. Janganlah Engkau jadikan diriku sebagai sasaran bala' dan malapetaka dengan kemualian-MU, Wahai Kemuliaan kaum Muslimin.
DOA HARI 15
Yaa Allah! Berilah aku rizki berupa ketaatan orang-orang yang khusyu'. Dan lapangkanlah dadaku dengan taubatnya orang-orang yang menyesal, dengan keamanan-MU, Wahai Keamanan untuk orang-orang yang takut.
DOA HARI - 16
Yaa Allah! Berilah aku kemampuan untuk hidup sebagaimana kehidupan orang-orang yang baik. Dan jauhkanlah aku dari kehidupan bersama orang-orang yang jahat. Dan naungilah aku dengan rahmat-MU hingga sampai kepada alam akhirat. Demi ketuhanan-MU Wahai Tuhan seru sekalian alam.
DOA HARI 17
Yaa Allah! Tunjukkanlah aku kepada amal kebajikan dan penuhilah hajat serta cita-cita-ku. Wahai Yang Maha Mengetahui keperluan, tanpa pengungkapan permohonan. Wahai Yang Maha Mengetahui segala yang ada didalam hati seluruh isi alam. Sholawat atas Mohammad dan keluarganya yang suci.
DOA HARI 18
Yaa Allah! Sadarkanlah aku akan berkah-berkah yang terdapat di saat sadarnya. Dan sinarilah hatiku dengan terang cahayanya dan bimbinglah aku dan seluruh anggota tubuhku untuk dapat mengikuti ajaran-ajarannya, Demi cahaya-Mu Wahai Penerang hati para arifin.
DOA HARI 19
Yaa Allah! Penuhilah bagianku dengan berkah-berkahnya, dan mudahkanlah jalanku menuju kebaikan-kebaikannya. Janganlah Kau jauhkan aku dari ketedermaan kebaikan- kebaikannya, Wahai Pembeda petunjuk kepada kebenaran yang terang.
DOA HARI 20
Yaa Allah! Bukakanlah bagiku pintu-pintu sorga dan tutupkanlah bagiku pintu-pintu neraka, dan berikanlah kemampuan padaku untuk membaca Al-Quran Wahai Penurun ketenangan di dalam hati orang-orang Mu'min.
DOA HARI 21
Yaa Allah! berilah aku petunjuk menuju kepada keridloan-MU. Dan janganlah Engkau beri jalan kepada setan untuk menguasaiku. Jadikanlah sorga bagiku sebagai tempat tinggal dan peristirahatan, Wahai Pemenuh keperluan orang-orang yang meminta.
DOA HARI 22
Yaa Allah! Bukakanlah bagiku pintu-pintu karunia-MU, turunkan untukku berkah-berkahmu. Berilah kemampuan untukku kepada penyebab-penyebab keridloan-MU, dan tempatkanlah aku di dalam sorga-MU yang luas, Wahai Penjawab doa orang-orang yang dalam kesempitan.
DOA HARI 23
Yaa Allah! Sucikanlah aku dari dosa-dosa, dan bersihkanlah diriku dari segala aib. Tanamkanlah ketaqwaan di dalam hatiku, Wahai Penghapus kesalahan orang-orang yang berdosa.
DOA HARI 24
Yaa Allah! Aku memohon kepada-MU hal-hal yang mendatangkan keridloan-MU, dan aku berlindung dengan- MU dan hal-hal yang mendatangkan kemarahan-MU, dan aku memohon kepada-MU kemampuan untuk mentaati-MU serta menghindani kemaksiatan terhadap-MU, Wahai Pemberi para peminta.
DOA HARI 25
Yaa Allah! Jadikanlah aku orang-.orang yang mencintai Auliya-MU dan memusuhi musuh-musuh MU. Jadikanlah aku pengikut sunnah-sunnah penutup Nabi-MU, Wahai Penjaga hati para Nabi.
DOA HARI 26
Yaa Allah! Jadikanlah usahaku sebagai usaha yang disyukuri, dan dosa-dosaku diampuni, amal perbuatan ku diterima, dan seluruh aibku ditutupi, Wahai Maha Pendengar dan semua yang mendengar.
DOA HARI 27
Yaa Allah! Rizkikanlah kepadaku keutamaan Lailatul Qadr, dan ubahlah perkara-perkaraku yang sulit menjadi mudah. Terimalah permintaan maafku, dan hapuskanlah dosa dan kesalahanku, Wahai Yang Maha Penyayang terhadap hamba- hambanya yang sholeh.
DOA HARI 28
Yaa Allah! Penuhkanlah hidupku dengan amalan-amalan Sunnah, dan muliakanlah aku dengan terkabulnya semua permintaan. Dekatkanlah perantaraanku kepada-MU diantara semua perantara, Wahai Yang tidak tersibukkan oleh permintaan orang-orang yang meminta.
DOA HARI 29
Yaa Allah! Liputilah aku dengan rahmat dan berikanlah kepadaku Taufiq dan penjagaan. Sucikanlah hatiku dan noda-noda fitnah wahai pengasih terhadap hamba- hambaNYA yang Mu'min.
DOA HARI 30
Yaa Allah! Jadikanlah puasaku disertai dengan syukur dan penerima di atas jalan keridloan-MU dan keridloan Rasul. Cabang-cabangnya kokoh dan kuat berkat pokok-pokoknya, Demi kenabian Mohammad dan keluarganya yang suci, dan segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam.
Semoga bermanfaat!

Selamat menunaikan ibadah puasa. Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan.

KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

Sesungguhnya Allah Ta’ala mengkhususkan bulan Ramadhan di antara bulan-bulan lainnya dengan keutamaan yang agung dan keistimewaan yang banyak, sesuai dengan firmannya sbb:
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu yang hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu. Dan barangsiapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain” (QS. Al-Baqarah [2]: 185).
Di dalam ayat yang mulia ini, Allah Ta’ala menyebutkan dua keistimewaan bulan Ramadhan yang agung, yaitu:
>< Keistimewaan pertama, diturunkannya Al-Qur’an di dalam bulan Ramadhan sebagai petunjuk bagi manusia dari kegelapan menuju cahaya. Dengan kitab ini, Allah memperlihatkan kepada mereka kebenaran (al-haq) dari kebatilan. Kitab yang di dalamnya terkandung kemaslahatan (kebaikan) dan kebahagiaan (kemenangan) bagi umat manusia, serta keselamatan di dunia dan di akhirat.
>< Keistimewaan ke dua, diwajibkannya berpuasa di bulan tersebut kepada umat Muhammadshallallahu ‘alaihi wa sallam, ketika Allah Ta’ala memerintahkan hal tersebut dalam firman-Nya (yang artinya):
Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu” (QS. Al-Baqarah [2]: 185)
Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam , di antara kewajiban yang Allah Ta’ala wajibkan, dan telah diketahui dengan pasti bahwa puasa Ramadhan adalah bagian dari agama, serta berdasarkan kesepakatan (ijma’) kaum muslimin. Barangsiapa yang mengingkarinya (kewajiban puasa Ramadhan), maka dia telah kafir. Barangsiapa yang berada di negeri tempat tinggalnya (mukim atau tidak bepergian) dan sehat, maka wajib menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Sebagaimana firman Allah Ta’ala (yang artinya):
"Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu” (QS. Al-Baqarah [2]: 185)
"Dan barangsiapa yang bepergian (musafir) atau sakit, maka wajib baginya mengganti puasa di bulan yang lain, sebagaimana firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain” (QS. Al-Baqarah [2]: 185)
Dari sini jelaslah bahwa tidak ada keringanan untuk tidak berpuasa di bulan tersebut, baik dengan menunaikannya di bulan Ramadhan atau di luar bulan Ramadhan kecuali bagi orang yang sudah tua renta atau orang sakit yang tidak diharapkan kesembuhannya. Kedua kelompok tersebut tidaklah mampu berpuasa, baik di bulan Ramadhan atau di luar bulan Ramadhan. Bagi keduanya terdapat hukum (aturan) lain yang akan datang penjelasannya, in syaa Allah.
Dan termasuk di antara keutamaan bulan Ramadhan adalah apa yang dijelaskan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam shahihain dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Jika bulan Ramadhan tiba, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu”
Hadits ini menunjukkan atas keistimewaan yang agung dari bulan yang penuh berkah ini, yaitu,
Pertama, dibukanya pintu-pintu surga di bulan Ramadhan. Hal ini karena banyaknya amal shalih yang disyariatkan di bulan tersebut yang menyebabkan masuknya seseorang ke dalam surga. Tentu saja kita harus melaksanakan amal sholeh yang disyariatkan tersebut dan meninggalkan hal hal yang mengakibatkan rusaknya amalan tersebut.Sebagaimana firman Allah Ta’ala:
"Masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan” (QS. An-Nahl [16]: 32).
Kedua, ditutupnya pintu-pintu neraka di bulan ini, disebabkan karena puasa seorang mukmin akan menjaganya dari maksiat yang dapat memasukkan ke dalam neraka, sebagaimana firman Allah Ta’ala:
“Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya)” (QS. An-Nazi’at [79]: 37-39).
Dan juga firman Allah Ta’ala:
"Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan rasul-Nya, maka sesungguhnya baginyalah neraka jahannam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya” (QS. Jin [72]: 23).
seperti contoh : seorang yang berpuasa tidak akan meninggalkan sholatnya, akan menjaga penglihatannnya dsb. Dan diharapkan perilaku yang demikian berlansung sepanjang masa.
Ketiga, setan-setan dibelenggu di bulan Ramadhan. Maksudnya Setan tidak mampu untuk menggoda (menyesatkan), menjerumuskan dalam kemaksiatan, atau memalingkan dari amal shalih, dari seorang hamba yang sedang berpuasa ( Puasanya seorang mukninlah yang membelenggu setan tersebut )sebagaimana yang setan lakukan di selain bulan Ramadhan. Tercegahnya manusia -di bulan yang penuh berkah ini- dari melakukan berbagai hal yang keji merupakan rahmat untuk kaum muslimin, sehingga mereka pun memiliki kesempatan untuk mengerjakan berbagai amal kebaikan dan menghapus dosa-dosa mereka.
Dan termasuk dalam keutamaan bulan yang penuh berkah ini adalah dilipatgandakannya amal kebaikan di dalamnya. Diriwayatkan bahwa amalan sunnah di bulan Ramadhan memiliki pahala yang sama dengan amal wajib. Satu amal wajib yang dikerjakan di bulan ini setara dengan 70 amal wajib. Barangsiapa yang memberi buka puasa untuk seorang yang berpuasa, maka diampuni dosanya dan dibebaskan dari api neraka, dan baginya pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala oarang yang berpuasa tersebut sedikit pun.
Terlepas dari keutamaan yang dikemukakan diatas sesungguhnya puasa itu menyehatkan yang secara ilmiah telah diteliti oleh para ahli diantaranya :

1. Jantung & Pembuluh Darah
Sakit jantung tidak dipungkiri lagi merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang didunia, apalagi di Indonesia dengan jumlah perokok terus makin meningkat tiap tahunnya penyakit jantung adalah ancaman nyata. Untungnya, berpuasa memiliki danpak yang sangat baik bagi jantung, ketika berpuasa, tubuh kita ternyata melakukan peningkatan HDL dan penurunan LDL yang menurut penelitian “chronobiological” ternyata hal tersebut merupakan hal yang sehat bagi jantung dan pembuluh darah.

2. Cegah Penyakit Kronis
Selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengharuskan kita menahan amarah. Hal ini membuat keadaan psikologis seseorang menjadi lebih tenang dan secara ilmiah akan menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh. Minimnya adrenalin akan memberikan efek baik pada tubuh seperti: mencegah pembentukan kolesterol dan kontraksi empedu yang lebih baik dimana hal ini dapat mengurangi resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.

3. Pola Pikir yang Lebih Tajam & Kreatif
Puasa membuat pikiran menjadi lebih tenang dan juga melambat, uniknya menurut penelitian ternyata pikiran yang melambat ini membuatnya justru bekerja lebih tajam. Selain itu ditinjau dari segi insting, masalah rasa lapar adalah masalah kelanjutan hidup sehingga wajar jika rasa lapar memaksa kita untuk berpikiran lebih tajam dan kreatif.
Hal ini juga dibuktikan dengan suatu kasus pada sekelompok mahasiswa di University of Chicago yang diminta berpuasa selama tujuh hari. Selama masa itu, terbukti bahwa kewaspadaan mental mereka meningkat dan progres mereka dalam berbagai penugasan kampus mendapat nilai “REMARKABLE.

4. Performa Seksual Meningkat Pesat
Sebuah penelitian yang membahas tentang hubungan puasa dengan kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH) membuktikan, bahwa puasa memang benar menurunkan nafsu seksual dan menurunkan hormon testoteron. Namun ini bersifat sementara, Bahkan setelah beberapa hari siklus puasa dijalankan justru produksi hormon testosteron dan performa seksual justru meningkat pesat. sangat baik untuk orang yang mendambakan keturunan.

5. Mengurangi Kegemukan
secara ilmiah berpuasa juga berdampak pada penurunan berat badan. Dengan berpuasa usus-usus dalam tubuh akan lebih bersih dari sisa-sisa endapan makanan, Endapan makanan inilah yang bila kelebihan akan menjadi lemak diperut. Selain itu berpuasa juga memperbaiki sistem pencernaan kita, sehingga sirkulasi makanan dan buang air menjadi lebih lancar.

6. Pencegah & Penyembuh Penyakit Mental
Otak kita didalamnya memiliki fungsi pembersih dan penyehat otak dengan bantuan sel yang disebut dengan “neuroglial cells”. Saat berpuasa, sel-sel neuron yang mati atau sakit, akan “dimakan” oleh sel-sel neuroglial ini, dimana hal ini akan berdampak pula pada mental seseorang. bahkan, seorang ilmuwan di bidang kejiwaan yang bernama Dr. Ehret menyatakan bahwa: “Beberapa hari berpuasa akan memberikan dampak pada kesehatan fisik dan lebih lanjut untuk mendapatkan kesehatan mental, seseorang harus menjalani puasa lebih dari 21 hari.

7. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Bukannya lemas sehingga menjadi gampang sakit, ternyata puasa justru meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini didukung oleh penelitian yang bahkan sudah umum, yaitu mengenai: Ketika seorang berpuasa maka akan terjadi peningkatan Limfosit sampai dengan 10 kali lipat dalam tubuhnya, hal ini memberikan pengaruh yang besar terhadap sistem imunitas tubuh, sehingga puasa justru menghindarkan kita dari berbagai virus dari lingkungan luar/makanan yang tidak baik.

8. Menyehatkan Ginjal
Ginjal merupakan penyaring zat berbahaya apapun yang kita makan dan minum dan berpuasa membuat ginjal semakin sehat, mengapa? Karena fungsi ginjal akan maksimal bila kekuatan osmosis urin mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air, dan satu-satunya cara adalah dengan mengurangi asupan air yaitu ketika berpuasa.

9. Mencegah Diabetes & kelebihan Nutrisi Lainnya
Obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya adalah akibat dari tubuh mengalami kelebihan kadar gula darah dan kolesterol. Dengan berpuasa konsumsi gula dan makanan berlemak dapat lebih terkontrol dan dikurangi yang akan berdampak baik bagi kembalinya keseimbangan kadar gula dan kolesterol tersebut.

10. Penawar Sakit Sendi/Encok
Berpuasa dengan teratur akan meningkatkan sel penetral alami dalam tubuh kita yang akan membuat sakit encok lambat laun menuju kesembuhan. Sebuah penelitian menemukan adanya korelasi antara meningkatnya kemampuan sel penetral (pembasmi bakteri) orang yang berpuasa dengan membaiknya radang sendi — penyebab encok.
Semua kebaikan, berkah, dan anugerah ini diberikan untuk kaum muslimin yang melaksanakan puasa sesuai yang disunnahkan pada bulan yang penuh berkah ini. Dan tidak menjadikan waktu berbuka sebagai pelampiasan hawa nafsu yang telah tertahan selama berpuasa. Oleh karena itu, hendaklah kaum muslimin menyambut bulan ini dengan kegembiraan dan keceriaan, memuji Allah yang telah mempertemukannya (dengan bulan Ramadhan), dan meminta pertolongan kepada-Nya dengan mengerjakan berbagai amal shalih di bulan Ramadhan.
Sesungguhnya Ramadhan adalah bulan yang agung dan sangat mulia, bulan yang penuh berkah bagi umat Islam. Kami memohon kepada Allah Ta’ala untuk menganugerahkan keberkahan bulan Ramadhan untuk saya dan pembaca semuanya.

BILA DOAMU BELUM TERKABUL

Sebenanrnya mungkin bukan belum terkabul tetapi Allah mengganti dengan yang lebih Engkau perlukan saat ini atau lebih baik menurut Allah. Atau kau belum bersungguh sungguh memintanya.
Atau mungkin menurut penilaian Allah kau belum membutuhkannya, mungkin saja kan .... ?
Misalnya ; seorang anak umur 7 minta sepeda kepada bapaknya, pasti dong belum dikabul segera, tapi yang pasti orang tua sudah mulai menabung rupiah demi rupiah,- bila anaknya sudah pantas dilepas naik sepeda pasti akan dibelikan., Begitu juga dengan Allah, tapi bedanya tentu saja bagi Allah tidak ada yang tidak tersedia, cuma waktunya yang belum tepat. Pernah suatu waktu, seorang anak ( umur 8 tahun )menangis kepada Bapaknya " Pak, katanya kakak mau jalan jalan ke Bali, bilang dong sama kakak biar dia mengikutkan saya. Tau tidak anak itu di tuh di Sumatera mau ke bali. Ya tidak dikabul ketika itu tapi Allah maha bijaksana setelah anak itu lulus kuliah dan bekerja malah bekerja di Bali sebagai desainer, Catat ya bukan hanya jalan jalan malah tinggal di P. Bali. Begitulah allah maha tahu ukurannya bila dikabul untuk jalan jalan ke Bali umur 8 tahun di Tahun 1990 waktu naik mobil bayangkan capeknya tuh si anak. Suatu waktu kita minta kupu kupu dan bunga yang indah Allah memberi kita ulat dan bunga Cattus yang masih kuncup ,kita disuruh bersabar... Akhirnya selang beberapa hari muncul deh kupu kupu yang indah....

Bisa kah kita sabar........? ya harus, emangnya bisa sendiri tanpa Allah, setekunnya seseorang dalam bekerja tapi kalau allah belum berkehendak, mau ngapain. Terus ngapa dong, ------- Rayu dong Allah, datang kerumahnya, temui dia disaat sepi orang lagi tidur.( Tahjut)
Temui dia disaat orang lain tak datang padaNya ( Dhuha ). Atau kapan saja kau membutuhkannya. Kalau biasanya kita mencari seseorang untuk meng- gol kan sesuatu urusan kita dan memberikan tip padanya ngapain nggak datangi Allah saja Sedekahin tu uang pada fakir miskin, pasti bermanfaat. Meskipun secara kasat mata simiskin tak kan sanggup menolong kita tapi Allah yang punya dia sanggup. Kalau kita kasih kepada orang yang kita anggap bisa menolong kita palingan digunakan untuk berfoya foya atau cari istri muda. Milih yang mana ....?
Terserah dan buktikan......... Bukankah Allah yang memiliki Dunia dan isinya ......? termasuk urusanmu, maka temui Allah, lagi dan lagi......, begitu ya kalau muslim ...? harus, dan yang bukan muslim tentu juga ada kiatnya, misalnya keluarkan persepuluhan dengan benar, puasa, dan berdoa, toh kita bisa berdoa kapan saja kita butuh. Bukankah tuhan itu maha pengasih dan penyayang...?

Semoga bermanfaat,

MASIH SULIT ? BACA INI

Begitu banyak rahasia yang telah dibeberkan oleh kawan kawan dan orang yang dianggap soleh dalam mencerahkan kehidupan ini, sudah banyak wirid dan dan doa yang kita lantumkan agar hidup berubah, tapi sepertinya keadaan tak pernah berpihak kepada kita.
Teman teman mungkin ini solusinya :
“Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu, walaupun kita kita tidak boleh melupakan jasa seorang ayah Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, nyawa taruhannya. Apa lagi bila kehamilannya bermaasaalah harus operasi .Sakit sekali, walaupun tak pernah dia bercerita. Ada lagi ibu yang berfungsi sebagai singel parent, atau karena sesuatu hal harus ikut mencari nafkah, jika kau telah berhasil jangan lupakan dia Surga di bawah telapak kakinya. Ibu bagaikan Bidadari bagi kita (Tuhan yang kelihatan). Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik."

Mungkin kita merasa tak pernah menyakiti ibu, menyinggung perasaan ibu, tapi itu kan versinya kita, siapa tahu dengan sikap kita ibu kita merintih, itulah yang menyebabkan kita dilempar ke neraka dunia. Mohon maaflah, basuhlah kakikya, ciumlah keningnya, dikakinya yang lusuh itulah ada “surga untukmu”.
Pesan Nabi: Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu. Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. "Kumpulkan seribu ulama untuk berdo'a. Maka do'a ibumu jauh lebih mustajabah.”

RAHASIA KEDUA
”Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda, 10 x, 100 x bahkan 700 x lipat . Allah berfirman, “Katakanlah: ‘Sesungguhnya Robb ku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki Nya di antara hamba-hamba Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki Nya)’, dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (Qs. Saba`: 39). Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.

Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat).

Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, ‘Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.’ Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan. Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.

RAHASIA KETIGA
“Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka," Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya. Benar di Al Qur'an ada satu ayat yang kira-kira artinya: Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga”, (QS Ath Thalaq 2-3).“Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga?

“Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!” “Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.”“Walau pun itu orang kaya?” “Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.”

“Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,” “Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,”

“Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.”

RAHASIA KEEMPAT
“Jangan mempermainkan wanita”. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja. “Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdo'a untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.”

“Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya."

“Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya.”

SEDEKAH DALAM PANDANGAN BEBERAPA KITAB SUCI.

Keutamaan Bersedekah Dalam Pandangan Islam

PERSPEKTIF BERSEDEKAH DALAM PANDANGAN BEBERAPA KITAB SUCI.
Dalam ajaran islam memberi kepada seseorang dikelompokkan kepada Shadaqah, Sedekah artinya memberi sebagai pengakuan imannya. Sifatnya sukarela dan tidak terikat pada syarat-syarat tertentu dalam pengeluarannya baik mengenai jumlah, waktu dan kadarnya. yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain, terutama kepada orang-orang miskin pada setiap kesempatan. Walau pun jumlahnya tidak dikatakan akan tetapi lebih banyak adalah lebih baik, karena pertolongan Allah sebanding dengan pengorbanan yang diberikan ( ingat lho Allah akan mengganti 10 x lipat minimal ) Shadaqah tidak terbatas pada pemberian yang bersifat material saja tetapi juga dapat berupa jasa yang bermanfaat bagi orang lain. Bahkan senyum juga termasuk sedekah.bahkan menyalurkan syahwatnya pada istri. “Setiap kebaikan itu bernilai shadaqah .” (HR.Bukhari) “Janganlah kamu menyepelekan kebaikan sedikitpun walaupun kamu bertemu saudaramu dengan wajah sumringah”. (HR.Mus 2. Zakat ”Zakat” secara bahasa (lughat), berarti : tumbuh, berkembang dan berkah (HR. At-Tirmidzi) atau dapat pula berarti membersihkan atau mensucikan (QS. At-Taubah : 10). Seorang yang membayar zakat karena keimanannya nicaya akan memperoleh kebaikan yang banyak. Allah SWT berfirman : “Ambillah zakat dari sebagian kekayaan mereka dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka”. (QS : At-Taubah : 103). Sedangkan menurut terminologi syari’ah (istilah syara’) zakat berarti kewajiban atas harta atau kewajiban atas sejumlah harta tertentu untuk kelompok tertentu dalam waktu tertentu, dan jumlah tertentu ( 2,5 % ) 3. Infak Infak berasal dari kata anfaqa yang berarti mengeluarkan sesuatu (harta) untuk kepentingan sesuatu. Menurut terminologi syariat, infaq berarti mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan/penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan Islam. Jika zakat ada nishabnya, infaq tidak mengenal nishab./jumlah, jadi tergantung keiklasan seseorang. Infaq dikeluarkan setiap orang yang beriman, baik yang berpenghasilan tinggi maupun rendah, apakah ia di saat lapang maupun sempit (QS. 3:134) Jika zakat harus diberikan pada mustahik tertentu (8 asnaf), maka infaq boleh diberikan kepada siapapun. Misalnya, untuk kedua orang tua, anak-yatim, dan sebagainya (QS. 2:215) Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahawa bersedekah tidak harus selalu dengan harta, dengan senyumpun boleh akan tetapi kalau mengeluarkan infak atau zakat harus dengan wujut yang nyata, soalnya belum pernah lo orang berzakat atau berinfak dengan senyum saja. Dan lagi zakat dikeluarkan setiap periode tertentu sedangkankan infak dan sedekah bisa dikeluarkan kapan saja.

Keutamaan Bersedekah Dalam Pandangan Taurat , zabur dan injil

PERSPEKTIF BERSEDEKAH DALAM PANDANGAN BEBERAPA KITAB SUCI.
Infak /sedekah/zakat dalam alkitab dijelaskan sebagai persepuluhan. Penyebutan pertama kali yang jelas dari kata “sepersepuluh” dalam Alkitab adalah dalam kitab pertama dari Perjanjian Lama. Abram … ditemui oleh Melkisedek, raja Salem dan imam dari Allah Yang Mahatinggi. Melkisedek memberkatinya, dan Abram “memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.” (Kejadian 14:20). Beberapa pasal kemudian dalam kitab yang sama, Yakub, di Betel membuat nazar dengan kata-kata ini: .… “Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.” [Kejadian 28:20–22]. Penyebutan yang ketiga kalinya adalah berhubungan dengan hukum Lewi. Tuhan berfirman melalui Musa: Tidak lama setelah Injil dipulihkan pada dispensasi ini, Tuhan memberikan sebuah wahyu kepada umat-Nya melalui nabi zaman akhir yang mendefinisikan hukum ini … : Kristus berfirman adalah lebih diberkati untuk memberi daripada menerima [lihat Kisah Para Rasul 20:35], namun ada sebagian orang yang akan memberi hanya jika itu sama sekali tidak ada harganya bagi mereka. Ini tidak sesuai dengan ajaran Guru yang berfirman:“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya” (Matius 16:24). Membayar persepuluhan mendatangkan berkat-berkat besar. Keutamaan memberi dalam Agama Hindu.

Keutamaan Bersedekah Dalam Pandangan agama Hindu 

Dilakukan pada upacara PERAYAAN HARI SIWARATRI Yang ditujukan agar memiliki alam pikiran jernih,dan terhindar dari pikiran yang gelap. Di antara kegiatan (brata )yang dilakukan adalah, mengunjungi tempat suci, memberikan pemberian yang mahal seperti batu mulia (emas dan permata), melakukan berbagai jenis upacara Yajña, berbagai jenis tapa dan melakukan berbagai kegiatan Japa atau mantra untuk memuja keagungan-Nya,semuanya itu tidak ada yang melebih keutamaan brata Sivaratri. Dari ketiga uraian diatas dapat disimpukan bahwa kegiatan memberi itu diajarkan dalam setiap agama dan kebaikan yang dilakukan tersebut akan dapat menghapus kesalahan yang telah dilakukan. Hal ini diterangkan secara jelas dalam Al Quran Amalan-amalan kebaikan dapat menghapus keburukan, berdasarkan firman Allah Ta’ala (yang artinya) “Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk” (Qs. Huud: 114) Dan urutan amalan kebaikan dari yang paling banyak menghapus dan menjauhkan dari dosa perbuatan buruk adalah: taubat nasuha, lalu istighfar, bersedekahdan amalan shalih yang lainnya. Lebih dari itu kegiatan memberi tersebut ( sedekah, infak,zakat, persepuluhan, dan persembahan pada acara PERAYAAN HARI SIWARATRI) akan melancarkan perekonomian ummat. Semoga bermanfaat.
SOLUSI DIKALA SULIT © 2015. All Rights Reserved.
Template HITAMZ V.3 By SEOCIPS , Powered By Blogger