BISAKAH TAKDIR BERUBAH ....?
Terkadang banyak yang pesimis menghadapi
keadaan dan, berpikir toh ini sudah takdir dariNya memang, Benar, Allah Ta’ala
telah menentukan takdir seluruh makhluk, baik berupa kematian, rezeki, jodoh
bahkan masuk neraka atau surga. Semuanya sudah tercatat di Al Lauh Al Mahfuzh,
hal ini berdasarkan beberapa dalil, baik dari Al Quran Al Karim atau Sunnah
yang shahih.
Dalil dari Al Quran: ”Sesungguhnya Allah
telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” [65:3], lalu kalau memang
demikian untuk apa berusaha, bekerja, belajar
?
Sebenarnya
jawabannya tentu sangatlah sederhana sekali, tentu saja semua ketentuan itu
bisa berubah asal ...... yang merubah tersebut adalah yang menetapkannnya.
Disini yang menetapkan takdir adalah Allah Swt, tentu yang bisa merubah nya
adalah Allah juga sesuai dengan surat Ar Ra’d
[13:39] Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh).
Sesuai dengan kehendakNya, anda, saya rasa cukup tahu bagaimana agar Allah berkehendak memberikan sesuai yang anda inginkan. Yakni berbuatlah yang diinginkan Allah niscaya dia akan berkehendak memberikan yang kau inginkan, cocok bukan ..? Jauhilah larangannya dan patuhi suruhannya, cintai Dia dengan sepenuh hatimu dan segenap jiwamu. Niscaya Dia akan berkehendak memberikan yang kau inginkan dariNya.
[13:39] Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh).
Sesuai dengan kehendakNya, anda, saya rasa cukup tahu bagaimana agar Allah berkehendak memberikan sesuai yang anda inginkan. Yakni berbuatlah yang diinginkan Allah niscaya dia akan berkehendak memberikan yang kau inginkan, cocok bukan ..? Jauhilah larangannya dan patuhi suruhannya, cintai Dia dengan sepenuh hatimu dan segenap jiwamu. Niscaya Dia akan berkehendak memberikan yang kau inginkan dariNya.
Dan untuk menjelaskan bagaimana cara kerjanya Allah dalam hal ini terlebih dahulu takdir tersebut
kita kelompokkan menjadi 2 Bagian yaitu:
1. Takdir Mubram dan
2. Takdir Muallaq
Takdir muallaq
adalah takdir yang masih bisa di ubah dengan doa, ikhtiar dan
kerja keras manusia ,
CONTOH TAKDIR MUALLAQ ( takdir bisa diubah )
1. Siswa harus belajar yang rajin sehingga
dia bisa meraih juara kelas setiap tahun.
2. Seorang pelajar bercita cita menjadi
seorang pilot, meski dia berasal dari anak orang miskin. Namun berkat doa dan kerja
kerasnya dia bisa mendapatkan beasiswa
untuk melanjutkan sekolah mencapai cita citanya.
3. Seseorang yang bertubuh gemuk berhasil
menurunkan berat badannya berkat diet dan olahraga yang setiap hari ia lakukan.
4. Sesorang yang bisa membaca Quran
berkat kegigihan dan semangatnya dalam belajar mengaji.
5. Rambut seseorang bisa diubah warnanya
disalon kecantikan.
6. pak sobar menjadi pengusaha batu bara
yang sukses berkat kerja kerasnya.
7. Sesorang yang sakit sekarang
berangsur membaik karena minum obat dokter.
8. Seseorang yang bisa naik haji setelah
tiga belas tahun menabung.
Sedangkan takdir
mubram adalah takdir yang tidak bisa kita ubah tidak peduli sekuat apa kita
berusaha. Takdir mubram itu sudah menjadi ketetapan allah yang maha
kuasa yang tidak bisa di ganggu gugat dan di ubah.
CONTOH TAKDIR MUBRAM ( tidak bisa diubah)
1.
Seorang anak tidak bisa memilih terlahir dari orang
tua yang mana
2.
Kelahiran ( Laki laki/Perempuan )
3.
Dokter tidak
bisa menyelamatkan nyawa seseorang walaupun telah berusaha keras( Umur)
4.
Seorang cucu meninggal lebih awal dari neneknya.(
Umur)
5.
Seseorang terlahir dengan wajah ganteng atau jelek
6.
Tidak ada yang tahu kapan kiamat datang
7.
Matahari adalah sumber cahaya bagi bumi
8.
Neraka dan surga
9.
Kita tidak bisa memilih dimana kita meninggal
10. Jodoh
seseorang
Jadi kesimpulan nya adalah takdir ada
yang bisa berubah ada yang tidak, seperti yang telah kita terangkan didepan, .
Untuk yang belum terjadi setidaknya kita bisa berdoa kepada Allah Ya Rabb Andaikan buruk takdirku hari ini baikkan lah, bukankan doa bisa merubah takdir, sekalian kita beriktiar.
Misalnya kita ingin sekali jodoh yang soleh, sementara kita belum
menikah, kita iktiar dan berdoa misalnya bergaul dengan orang yang baik baik, istilahnya
memantaskan diri kita untuk menerima jodoh yang baik, bukan kah Allah
menjanjikan “ yang baik untuk yang baik, yang jelek untuk yang jelek.
Umur, andaikan Allah telah mentakdirkan umur kita pendek misalnya, ya
kita jaga kesehatan kita agar umur yang telah dijatahkan oleh Allah bisa kita
gunakan secara maksimal untuk beribadah kepadanya. Untk apa kita punya umur
panjang, tapi kita sakit sakitan, atau kita hanya bermaksiat tentu semua ini
sudah dalam ilmu Allah. Hanya saja kita bisa berdoa,berusaha dan beriktiar dan
menyerahkan segala kepadaNya. Bukankah Allah menjanjikan “ Sedekah memanjangkan
umur...?
Silaturahmi memanjangkan umur, ...?
Kalau terlahir dari siapa, ya siapapun tak kan bisa memilih, dan saya pun tak pernah merasa menyesal terlahir dari rahim ibu saya, karena dia adalah pemberian terbaik dalam hidup saya. Kalau menyesal, tidak puas itu durhaka namanya, bukankah Allah selalu memilihkan yang terbaik untuk kita.
Ibu saya " Is The Best "untuk saya, nilai dan kasihnya tak terhingga, Bagaimana dengan anda ..?Kalau terlahir dari siapa, ya siapapun tak kan bisa memilih, dan saya pun tak pernah merasa menyesal terlahir dari rahim ibu saya, karena dia adalah pemberian terbaik dalam hidup saya. Kalau menyesal, tidak puas itu durhaka namanya, bukankah Allah selalu memilihkan yang terbaik untuk kita.
Sebenarnya tentu saja Allah tidak pernah akan menimpakan takdir buruk untuk hambaNya, hanya saja Allah memberi yang demikian agar kita hambaNya selalu ingat padaNya. Contoh saja Anda mempunyai kendaraan misalnya, pernah anda memperlakukan dengan tidak baik, tentu saja tidak bukan ....? Atau anda punya anak pernahkan anda dengan sengaja memperlakukannya dengan tidak baik ? atau menyuruh anak anda memikul beban yang bukan setara dengan kekuatannya...?
tidak bukan.
Andaikan pernah tentu anda akan mengawasi dengan seksama karena dia aadalah belahan jiwa anda, bukankah anak anda tergores sedikit saja anda sudah panik..?
Anda saja yang bukan siapa siapa bisa berperilaku seperti itu apa lagi Allah yang maha segalanya tentu saja apa yang diberikan kepada hambaNya tentu yang terbaik.
Hal ini sesuai dengan JanjiNYa bahwa dia tidak membebani hambaNYa melebihi kekuatan yang ada padanya "Firman Allah ‘‘...ALLAH tidak akan membebani seseorang (hamba-NYA) melainkan sesuai dengan kemampuannya...’’ (QS. Al-Baqarah: 286).
Jadi yakinlah seberat apapun beban anda saat ini pastilah Allah yang memberikan beban sedang mengawasi anda, kalau sekiranya anda tak sanggup memikulnya bukankah pintuNYa terbuka untuk anda 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu. Tinggal bilang bukan....? datanglah padaNya .... BUkankah telah disampaikan didepan dia menetapkan dan merubah....?
Selamat mencoba, semoga anda dan saya mendapatkan yang terbaik dariNYa.....!


0 Komentar untuk "BISAKAH TAKDIR BERUBAH ....?"