Terkadang kita tak  bisa bersabar, terhadap apa yang Tuhan berikan kepada kita, tapi cobalah renung. sejenak.

Ini kisah nyata  tentang teman dekat saya,   Begini ceritanya.

Dua Puluh lima tahun yang lalu, sungguh ketika itu kami masing masing masih muda belia, kami baru saja menamatkan pendidikan diperguruan tinggi yang sama,  hitung hutung dia adalah senior saya , jadi tmatnya lebih dulan setahun dan  diterima bekerja  di institusi yang sama dengan saya.

     Saya begitu menghormatinya, sebagai teman dan sahabat yang baik, Hari berganti, masing masing kami menjalani kehidupan dengan romantikanya sendiri, tapi yang pasti, kami sama sama rajin lhoh,

Untuk beberapa hal kami saling berbagi dan menasehati, terutama dalam memilih pasangan  hidup.

     Syahdan ketika itu kami  ditempatkan di unit yang sama, sebagai patner kerja dan teman yang baik, saya sangat memahami  dirinya.  Ketika itu dia menjalin hubungan dekat dengan seseorang yang bekerja pada  tempat yang sama dengan kami cuma mungkin bagiannya yang berbeda.

    Sebagai sahabat yang baik saya berdoa untuk kebaikannnya, semoga berjalan dengan langgeng, begitu tulus hati  hati saya memohon. Demi seorang sahabat..
Tapi entah mengapa Tuhan berkehendak lain, salah satu dari pimpinan kami ketika menginginkan  pria itu dijodohkan dengan saudarnya,  Ya Tuhan saya sedih sekali, apa lagi dia.  Teman saya mulai uring uringan bekerja  dan saya memahami, saya doakan kiranya Allah mempetemukan nya dengan lelaki yang lebih baik dari yang telah meninggalkannnya.  .Sedih banget ..... hari hari kami lalui, saya berusaha mnghandel pekerjaan sebisa saya  sampai teman saya itu betul betul bisa move on   dari pria  itu.  Dan sunguh kuasa Tuhan, hari hari berlalu...... kami mulai bisa melupakan kejadian demi kejadian itu.  Dan akhir nya teman saya  dipertemukan dengan pria idamannya,  jujur saya bahagia sekali.

     Kemarin entah mengapa  pikiran saya melayang ke 25 tahun yang telah lalu disaat pria itu datang terbata bata  mohon bantuan sesuatu dari kami.

Puji Tuhan  begitu besar karuniaMu untuk sahabatku, andai  25 tahun yang lalu Engkau mempertemukan mereka, pasti sahabatku takkan kuat menerima keadaan seperti ini. Memang begitulah hidup, kita merasakan  betapa maha pengasihnya Tuhan setelah kita  menerima  dan bersyukur atas  keputusaNya.

Begitu juga anda, mungkin sekarang keputusan yang Tuhan berikan  terasa tidak berkenan dihati, mungkin menyangkut jodoh, pekerjaan, anak yang rewel dan lain sebaginya tapi  bercerminlah setelah bebarapa tahun kedepan. Yakin lah yang diberikan Tuhan Pasti Terbaik Bagimu

Saya berdoa untuk diri saya dan pembaca terkasih semoga mau menerima dengan lapang dada , apa yang Tuhan Anugerahkan kepada kita di hari ini, Amiin.

0 Komentar untuk "TUHAN BERIKAN YANG TERBAIK UNTUMU"
SOLUSI DIKALA SULIT © 2015. All Rights Reserved.
Template HITAMZ V.3 By SEOCIPS , Powered By Blogger